Pilhan Material Untuk Tangga
Salah satu sentuhan penting dalam membangun rumah adalah membuat tangga untuk menghubungkan lantai satu dengan lantai dua. Selain untuk menghubungkan antara lantai 1 dengan lantai 2, tangga juga dapat memberi kesan tertentu pada interior rumah. Bisa saja mempercantik dan menambah kesan mewah. Akan tetapi pemilihan tangga yang salah juga dapat memberi kesan sumpek pada rumah Anda. Karena itu, perlu dipikirkan secara matang dalam memilih desain tangga rumah agar rumah Anda tetap selaras dengan konsep yang Anda impikan.
Saat ini ada banyak pilihan tangga rumah yang dapat menjadi inspirasi. Semuanya bisa Anda terapkan tergantung dari konsep dasar rumah itu sendiri. Baik dari desain dan jenis bahannya bisa Anda pilih dan sesuai dengan bagaimana Anda akan memanfaatkannya.
Berikut pilihan tangga rumah yang bisa Anda jadikan inspirasi :

1. Tangga Kayu
Jenis tangga rumah yang pertama adalah tangga kayu; tangga kayu merupakan bahan yang paling ideal untuk tangga interior. Tangga kayu memberi kesan estetika kemewahan terpancar pada setiap anak tangga dari bawah hingga atas.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Memberi tampilan estetika yang alami, natural, klasik, elegan, dan mewah. | Membutuhkan perawatan rutin untuk menjaga estetika tersebut. |
| Penyesuaian fleksibel dengan desain arsitektur rumah. | Harga tangga kayu relatif lebih mahal dari pada jenis lainnya. |
| Isolasi suara dan panas, memberikan ketenangan sekaligus kenyamanan untuk penghuni rumah. | Rentan tergores, namun dengan lapisan pelindung yang tepat anak tangga tetap aman. |
| Bahan material kayu bisa untuk semua bagian tangga, baik itu railing, anak tangga, dan lainnya. |
Material tangga kayu bisa berasal dari kayu solid maupun kayu lapis (plywood). Tergantung pilihan penghuni rumah masing-masing.
2. Tangga Baja
Bahan tangga baja sangat kuat dan tahan lama, ini menjadi salah satu kelebihan yang paling menonjol. Hanya saja, tampilan jenis tangga rumah ini kurang estetik jika dibandingkan dengan bahan kayu.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Kekuatan tangga baja sangat baik. | Harga bahan dan pemasangan lebih mahal dari bahan lain. |
| Mampu bertahan dalam jangka waktu sangat lama. | Membutuhkan struktur ibu tangga yang sama-sama kuat dan kokoh. |
| Tidak membutuhkan perawatan yang konsisten. | Tampilan estetika tangga kurang. |
| Bisa untuk tangga interior maupun eksterior rumah. | Rentan korosi (berkarat), sehingga membutuhkan lapisan khusus. |
| Tahan api, tetapi siapa pula yang sengaja mau membakar rumah. | Suaranya berisik saat naik/turun tangga. |
Ada beberapa model tangga baja, misalnya tangga baja terbuka untuk outdoor seperti menuju balkon. Serta tangga baja tertutup yang cenderung lebih cocok untuk indoor.
3. Tangga Beton
Selanjutnya ada jenis tangga rumah yang menggunakan bahan material cor beton. Tangga jenis ini cukup populer, apalagi untuk kebutuhan outdoor yang tidak ribet dan tidak terlalu memperhatikan faktor estetika.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Sangat kuat dan mampu menahan beban berat. | Bahan material lebih berat daripada tangga baja dan kayu, membutuhkan konstruksi yang lebih kokoh lagi. |
| Memiliki durabilitas penggunaan sangat lama. | Proses pemasangan atau instalasi tangga relatif lama. |
| Perawatan tangga beton/cor minim. | Desain anak tangga terbatas, hal ini berpengaruh pada estetika yang kurang. |
| Tahan terhadap korosi dan api. | Anak tangga beton bisa retak. |
Proses pemasangan tangga beton ada dua; pra-cetak dan tuang tempat. Pemasangan pra-cetak berarti tangga diproduksi di pabrik dengan desain terbatas. Sedangkan tuang tempat adalah proses pemasangan langsung di lokasi, sehingga bisa custom desain/model tangga.
4. Tangga Batu
Hampir sama dengan tangga beton, jenis tangga batu menawarkan kesan klasik yang tidak terlalu fokus pada tampilan estetika. Cocok Anda padukan dengan desain arsitektur rumah bergaya sama-sama klasik.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Memiliki ketahanan yang sangat baik, sehingga penggunaan mayoritas untuk outdoor (luar ruangan). | Bobot tangga batu tergolong sangat berat. |
| Tangga batu alami relatif lebih ramah lingkungan daripada bahan besi. | Harga tangga batu alami sangat mahal. |
| Kekuatan tangga mampu menahan beban sangat berat. | Keterbatasan dalam model tangga batu dan sulit dalam membentuknya. |
| Tangga batu tahan terhadap api dan cuaca. | Tetap membutuhkan perawatan rutin untuk menghindari kerusakan. |
Berdasarkan bahannya, tangga batu dibagi menjadi batu alami dan batu buatan. Tangga batu alami memiliki harga yang lebih mahal, dan kebanyakan yang ada di pasaran adalah tangga yang berasal dari batu buatan.
5. Tangga Kaca
Kaca juga merupakan salah satu bahan penyusun tangga rumah yang populer. Jangan salah, meski menggunakan anak tangga kaca transparan, kekuatannya cukup untuk menahan beban beberapa orang sekaligus. Menggunakan material kaca khusus yang memang memiliki ketebalan dan kekuatan yang sangat baik.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Lebih memberi kesan modern, elegan, dan minimalis. | Di antara jenis tangga lainnya, tangga kaca membutuhkan perawatan paling intens agar tetap indah. |
| Mampu meningkatkan pencahayaan dalam rumah, sehingga membuat rumah lebih terang. | Risiko retak, pecah, dan mudah tergores jika bukan kaca berkualitas tinggi. |
| Kaca transparan memberikan efek seolah-olah rumah lebih luas. | Kekuatan tangga kaca tidak sebagus tangga besi, beton, atau batu. |
| Desain tangga kaca sangat fleksibel, bahan kaca bisa digunakan juga untuk bagian tangga lain. | Masalah privasi, mengkhawatirkan jika pakai rok. |
| Harga konstruksi tangga dengan bahan kaca berkualitas tinggi mahal. |
Dari segi desain, tangga kaca bisa menggunakan anak tangga terhubung atau anak tangga terpisah. Hampir setiap bagian tangga menggunakan bahan kaca kuat, namun tetap membutuhkan pengikat dari besi khusus.
6. Tangga bambu
Jika Anda pernah mampir ke rumah makan berkonsep saung, Anda pasti akan menemukan tangga bambu. Tapi apakah mungkin tangga bambu seperti itu dapat mempercantik interior rumah Anda? Tenang, sebab kini banyak desain modern yang bisa Anda tiru untuk diaplikasikan di rumah. Dari teksturnya, bambu memiliki sifat lentur, kuat, sekaligus ringan, sehingga sangat cocok untuk dijadikan bahan tangga rumah Anda. Misalnya dengan konsep tangga lipat. Sebagai material utama, bambu dapat menambah sisi artistik tangga Anda.
7. Tangga besi hollow
Rumah yang minimalis harus lebih tricky dalam pemilihan tangga. Sebab tidak semua bahan tangga dapat cocok untuk rumah yang tidak terlalu besar. Namun untuk memiliki tangga rumah besi hollow, ada banyak inspirasi yang bisa Anda gunakan agar hunian tampak lebih cantik dan tetap nyaman. Besi hollow adalah pilihan yang tepat sebab selain harganya tidak terlalu mahal, kekuatan besi hollow tidak perlu diragukan lagi. Namun supaya lebih cantik, Anda dapat memadukan besi hollow dengan kayu jati. Selain memberi tampilan yang cantik, paduan besi hollow dan kayu dinilai lebih aman dan hemat.
8. Tangga stainless
Dalam pembuatannya, tangga stainless steel digunakan untuk menjadi railing alias pembatas pada pinggiran tangga. Railing ini akan sangat berguna sebagai pegangan dan pengaman pada tangga. Penggunaan stainless sebagai railing bisa dikatakan lebih aman sebab dapat meminimalisir kejadian buruk ketika terpeleset. Stainless steel juga memberi keindahan dan kesan artistik yang unik.
Pilhan Material Untuk Tangga
Pilihlah material tangga sesuai pilhan material untuk tangga yang Anda butuhakn. Kami menerima jasa pembuatan tangga dari beberapa material, silahkan diskusikan dengan tim kami untuk konsultasi memilih tangga sesuai kebutuhan Anda. Kami juga menerima pengerjaan fabrikasi lainnya, seperti :
1. Jasa pembuatan kanopi
2. Jasa pembuatan pagar
3. Jasa pembuatan mezzanine
4. Jasa pembuatan meja pabrik
5. jasa pembuatan lemari laboratorium

Leave a reply