Jenis Pintu Darurat Besi: Panic Door dan Exit Door
Dalam sistem keamanan bangunan, istilah pintu darurat sering kali memiliki beberapa sebutan yang berbeda, namun memiliki fungsi yang sama yaitu sebagai jalur evakuasi. Dua jenis yang paling umum digunakan adalah Panic Door dan Exit Door. Meskipun keduanya sama-sama berfungsi untuk jalan keluar, terdapat perbedaan mendasar baik dari segi desain, mekanisme buka, hingga penggunaannya. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Apa Itu Panic Door?
Panic Door adalah jenis pintu darurat yang dilengkapi dengan alat pengunci khusus yang disebut Panic Bar atau Push Bar. Alat ini berbentuk batangan melintang yang memanjang di bagian dalam pintu.
✅ Cara Kerja:
Untuk membuka pintu, pengguna cukup menekan atau mendorong batangan tersebut dengan tubuh atau pinggang. Pintu akan langsung terbuka tanpa perlu memutar kunci, mencari handle, atau menggunakan kunci tambahan.
✅ Kelebihan:
- Sangat Cepat: Bisa dibuka dalam sekejap bahkan saat kondisi panik.
- Mudah Digunakan: Anak-anak, orang tua, maupun orang dengan kondisi fisik terbatas pun bisa membukanya.
- Aman: Mencegah orang terkunci di dalam.
✅ Cocok Digunakan Di:
- Mall dan Pusat Perbelanjaan
- Gedung Perkantoran Tinggi
- Rumah Sakit dan Sekolah
- Hotel dan Apartemen
- Area dengan keramaian tinggi.
Apa Itu Exit Door?
Exit Door adalah istilah umum untuk pintu keluar darurat yang tidak menggunakan sistem Panic Bar, melainkan menggunakan Handle Pintu atau Lever Handle standar, namun tetap memiliki sistem keamanan khusus.
✅ Cara Kerja:
Pintu ini bisa dibuka dari dalam dengan cara menekan atau menarik handle seperti pintu biasa, namun terkunci otomatis dari luar. Biasanya dilengkapi dengan fitur Latch atau kunci yang memastikan pintu tertutup rapat namun tetap bisa dibuka bebas dari sisi dalam.
✅ Kelebihan:
- Lebih Ekonomis: Harga pembuatannya relatif lebih murah dibandingkan Panic Door.
- Desain Simpel: Mekanismenya tidak terlalu rumit dan perawatannya mudah.
- Tetap Aman: Tetap memenuhi syarat evakuasi karena bisa dibuka kapan saja dari dalam.
✅ Cocok Digunakan Di:
- Gudang dan Pabrik
- Bengkel dan Workshop
- Gedung dengan jumlah penghuni tidak terlalu padat
- Area internal gedung.
Perbedaan Utama Panic Door dan Exit Door
Table
| Fitur | Panic Door | Exit Door |
|---|---|---|
| Sistem Buka | Menggunakan Panic Bar / Push Bar | Menggunakan Handle / Tuas |
| Kekuatan | Sangat Kuat & Tahan Lama | Kuat & Kokoh |
| Kemudahan | Sangat Mudah (Cukup didorong) | Mudah (Seperti pintu biasa) |
| Harga | Lebih Mahal | Lebih Ekonomis |
| Standar | Wajib untuk area publik keramaian | Standar umum industri & gudang |
Material Pembuatan
Baik Panic Door maupun Exit Door, sebaiknya dibuat dari material Besi atau Baja berkualitas.
- Rangka: Menggunakan besi Hollow tebal atau Baja WF agar kokoh.
- Daun Pintu: Menggunakan plat besi atau kombinasi plat dan kaca tempered (untuk yang model kaca).
- Ketahanan: Biasanya didesain tahan api (Fire Rated) dan anti karat.
Kesimpulan
Memilih antara Panic Door dan Exit Door tergantung pada jenis bangunan dan tingkat keramaian di dalamnya.
- Jika untuk area publik yang padat, Panic Door adalah pilihan wajib demi keamanan maksimal.
- Jika untuk area industri, gudang, atau bangunan dengan lalu lintas sedang, Exit Door sudah sangat cukup dan efisien.
Pastikan Anda memilih Jenis Pintu Darurat Besi: Panic Door dan Exit Door yang tepat dan memesan pada pembuat yang berpengalaman agar pintu darurat berfungsi sempurna saat dibutuhkan. Butuh jasa pembuatan Panic Door dan Exit Door berkualitas? Elkasindo siap melayani pembuatan custom sesuai standar keamanan.
Kami elkasindo juga menerima customize fabrikasi lainnya :
1. Customize fabrikasi meja laboratorium
2. Customize fabrikasi lemari laboratorium
3. Customize fabrikasi kanopi alderon
1. Customize fabrikasi meja laboratorium
2. Customize fabrikasi lemari laboratorium
3. Customize fabrikasi kanopi alderon
7. Customize fabrikasi trolley

Leave a reply